Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

1984 Luncurkan debut EP Dystopia


George Orwell sangat berbengaruh bagi band yang bernama 1984, sebuah band yang berasal dari Jawa Timur ini mengsung jenis musik black metal crust atau mereka menyebutnya Black metal discrust punk yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian kalangan, menurut 1984 bahwa Black metal discrust punk adalah sub genre yang sebenarnya bukan lagi genre yang baru di scene hc punk internasional dimana ini adalah mixture dari genre crust punk/d-beat dengan black metal yang notabene sedikit melenceng dari pakem musikal hc punk sendiri, 1984 sendiri mencoba menggabungkan sound 80’s crust/punk dari dataran eropa dengan 90’s sweden black / death metal. 

Band yang beranggotakan Rayn (Bass), Imam (Drum), Nanang (Guitar), dan Arief (Vokal) baru saja melepas sebuah EP bertajuk Dystopia yang rilis pada tanggal 20 januari kemarin oleh Tarung Records, dirilis dalam format kaset sebanyak 50 kaset.


Dystopia merupakan sebuah manifest tentang masyarakat post industri yang dikontrol oleh sebuah unseen terror yang mengatasnamakan stabilitas kehidupan masyarakat modern teraktual serta secara garis besar EP pertama dari 1984 ini merangkum sebuah novel karya Goerge orwell. 


Mengenai cerita dari lirik lagu yang terdapat di EP 1984 Dystopia "dimulai dari intro sekaligus track pertama berjudul "Rising warfear" yang merupakan prolog singkat yang memprovoke nalar dan genderang perang untuk masuk ke dalam sebuah peperangan epic, yaitu perang secara psikis dan dalam realita kita, masuk kedalam track kedua berjudul "Hound of panopticon" yang menjadi manifesto untuk penghancuran kontrol dalam realita sehari-hari. Pada track ketiga ada "Dystopian Nightmare" dimana ini adalah benang merah dari seluruh mini album mereka dimana segala hak hidup terkungkung oleh keteraturan yang tidak kita inginkan dan teror otoritarian oleh institusi bernama negara, hak hidup kita sedang dipaksa untuk sekarat dalam proses mati, dan bau bangkai hak hidup kita sudah tercium oleh burung pemakan bangkai seperti yang terjabar dalam track "To the Vulture", Sedangkan di track terakhir mereka memasukkan sebuah cover song dari band black metal asal Stockholm bernama The Ugly yang merupakann salah satu influence 1984" terang 1984 melalui siaran pers yang diterima Slvprdnss Records.


Lamongan dan Malang merupakan tempat tinggal antara personil 1984 yang membuat penggarapan mini album mereka ini memakan waktu sedikit lama, Dystopia direkam secara semi track dalam periode dua bulan di sebuah studio kecil di kota Malang, selain itu juga rencananya dalam waktu dekat Dystopia juga akan dirilis dalam format cakram padat oleh label asal Malang, Forget The Pain Inc.

Dengarkan lagu milik 1984 - Dystopia EP yang dirilis oleh Tarung Records

Info
Instagram

Post a Comment for "1984 Luncurkan debut EP Dystopia "